Ahli Energi - Membahas manajemen energi, Sumber energi terbarukan dan tak terbarukan , pemanfaatan energi , Pembangkit listrik tenaga surya dan isu-isu terbaru energi

MANAJEMEN ENERGI - AUDIT ENERGI - SUMBER-SUMBER ENERGI - ENERGI TERBARUKAN - ISU TERBARU ENERGI

Audit Energi Gedung

Kegiatan untuk mengidentifikasi dimana dan berapa energi yang digunakan serta berapa potensi penghematan yang mungkin diperoleh dalam upaya mengoptimalkan penggunaan energi pada fasilitas atau sistem gedung

Energi Terbarukan Dan Konservasi Energi

Energi terbarukan tersedia melimpah di alam penggunaannya ketersediaannya tidak pernah habis dan tidak merusak lingkungan - Konservasi energi adalah melestarikan energi dengan penggunaan yang efisien dan bijaksana

Manajemen Energi

Manajemen energi adalah pengelolaan energi secara komprehensip secara nasional dan lokal dengan mengikuti kaidah-kaidah manajemen untuk mencapai kemakmuran bersama

Efisiensi di Industri

Industri yang menerapkan sistem manajemen energi dan melakukan program efisiensi energi akan memiliki daya saing yang tinggi karena biaya energinya lebih rendah

Kebijakan Energi Nasional

Kebijakan energi Nasional (KEN) yang menerapkan sistem manajemen energi yang benar, Menerapkan prinsip berkeadilan keberlanjutan dan berwawasan lingkungan, memperhatikan kaidah-kaidah efisiensi energi dan menggunakan energi secara bijaksana akan memberikan kemakmuran bagi rakyat

Jumat, 21 Oktober 2022

BETULKAH BBM PERTALITE NILAI OCTANE NYA RON 90 ?

RON PERTALITE 

BEBERAPA METHODE PENGUKURAN OCTANE NUMBER RON

Setelah kenaikan harga BBM jenis pertalite ditandai dengan munculnya isu bahwa pemakain BBM ini menjadi lebih boros.

Ada pula yang  menunjukkan hasil pengukuran dengan alat ukur angka octane portable yang menunjukkan bahwa nilai  BBM pertalite yang beredar saat in nilainya hanya RON 86.

Hal ini kemudian dibantah oleh pihak Pertamina dengan menampilkan hasil pengukuran secara Lab menggunakan mesin CFR atau (Cordinating fuel research) yang dilakukan oleh tim independent dari ITB.

Hasilnya menunjukkan bahwa nilai oktan BBM pertalite yang beredar adalah sesuai dengan ketentuan yaitu RON 90. Menurut tim ITB “Hasil berbeda karena mesin CFR adalah alat uji oktan yang berlaku secara internasional dan cara kerjanya menduplikasi pembakaran dalam mesin,”. Jadi alat portable tidak akurat dan tidak terkalibrasi serta tidak menduplikasi pembakaran dalam mesin.

Lalu bagaimana sesungguhnya proses perhitungan nilai octane RON untuj BBM ini ? apakah benar portable meter ini sama sekali tidak bermanfaat ?

 

ron  pertalite

Metode Penentuan Angka Oktan

Saat ini, ada beberapa metode untuk menguji ketahanan ledakan bensin mobil dengan menentukan angka RON octane. Metode pengujian penentuan bilangan oktan yang ada dirangkum sebagai berikut:

1. Motor and Research standard methods for octane number determination

Angka oktan motor suatu bahan bakar ditentukan dengan membandingkan bahan bakar referensi dengan kecenderungan detonasi dari campuran bahan bakar referensi dengan angka oktan yang diketahui pada kondisi operasi standar. Metode khusus adalah untuk mendapatkan kekuatan detonasi standar dengan mengubah rasio kompresi dan mengukur kekuatan detonasi dengan meteran detonasi elektronik.

Saat ini, standar penentuan angka oktan adalah metode uji oktan penelitian (ASTM D2699, GB/T 5487) dan metode uji oktan motor (ASTM D2700, GB/T 503).

2. Interpolation method

Dilakukan dalam kondisi ketika rasio kompresi mesin silinder tunggal tetap tidak berubah. Pembacaan meteran detonasi bahan bakar yang diuji, terletak di antara data pembacaan meteran detonasi dari dua bahan bakar referensi yang angka oktannya yang diketahui. (Perbedaan antara angka oktan tidak boleh lebih besar dari 2). Kemudian angka oktan bahan bakar yang diuji dihitung dengan rumus interpolasi.

3. Compression Ratio Method

Intensitas detonasi standar mesin dikalibrasi dengan bahan bakar referensi, kemudian bahan bakar yang diukur diganti dengan bahan bakar yang diuji. Dengan menyesuaikan tinggi silinder (rasio kompresi), intensitas detonasi bahan bakar yang diuji sama dengan bahan bakar referensi. Ketinggian silinder saat ini dicatat. Dan angka oktan dari bahan bakar yang diuji diperoleh dengan memeriksa tabel.

4. Infrared Spectrometry (NIR – Near Infrared Spectrometry)

Saat ini, metode deteksi cepat bilangan oktan bahan bakar meliputi spektroskopi inframerah, kromatografi meteorologi, dan spektroskopi resonansi magnetik nuklir. Karena keunggulan biaya rendah, kecepatan pengujian cepat, tidak ada polusi emisi dan konsumsi bahan bakar yang lebih sedikit. Spektroskopi inframerah secara bertahap menjadi teknologi utama untuk penentuan angka oktan bensin otomotif. Prinsip dasar spektroskopi inframerah adalah menggunakan spektroskopi inframerah untuk menentukan proporsi berbagai komponen dan komponen dalam bensin otomotif. Kemudian, angka oktan bensin otomotif yang diuji dapat dihitung dan dianalisis.

5. Driving method

Karena angka oktan yang diukur dengan metode laboratorium tidak dapat sepenuhnya mencerminkan kemampuan anti ledakan yang sebenarnya dari bensin saat berkendara di jalan raya. Beberapa negara juga menggunakan metode mengemudi untuk mengevaluasi kinerja anti-ledakan bensin yang sebenarnya. Angka oktan yang diukur dengan metode ini disebut angka oktan jalan. Karena kompleksitas metode mengemudi, rumus empiris sering digunakan dalam aplikasi praktis.

Lalu Apa itu Nilai oktan?

Tingkat angka oktan menggambarkan kinerja bensin dalam kondisi yang berbeda – Angka Oktan Motor (MON) dan Angka Oktan Riset (RON).

Bensin harus mematuhi persyaratan angka Oktan yang ditetapkan, artinya kilang harus dapat mengukur parameter ini selama pemrosesan untuk memastikan bahwa produk akhirnya dapat dijual.

Nilai oktan adalah ukuran stabilitas dari bahan bahan bakar yang diuji. Nilai  ini didasarkan pada kondisi tekanan di mana bahan bakar akan terbakar secara spontan (menyala otomatis) dalam mesin pengujian. Angka oktan sebenarnya adalah rata-rata sederhana dari dua metode penilaian oktan yang berbeda — Angka oktan motor (MOR) dan angka oktan penelitian (RON) — yang berbeda terutama dalam spesifikasi kondisi operasinya. Semakin tinggi angka oktan, maka bahan bakarnya semakin stabil.

Berkaitan dengan BBM yang beredar di pasaran ada tiga kategori nilai  oktannya yaitu :

• BBM Reguler (nilai oktan terendah–umumnya 87)

• BBM middlle (nilai oktan menengah berkisar antara 89–90)

• BBM Premium (nilai oktan tertinggi umumnya antara 91–94)

Beberapa perusahaan memiliki nama yang berbeda untuk kelas bensin ini, seperti tanpa timbal, super, atau super premium, tetapi semuanya mengacu pada peringkat atau nilai oktan.

Bagaimana tingkat oktan mempengaruhi kendaraan?

Mesin, dalam hal ini mesin mobil,  dirancang untuk membakar BBM dalam pembakaran yang terkontrol. Saat busi memercikkan nyala api ke dalam ruang bakar, maka api akan  menyebar membakar seluruh isi silinder sampai semua bahan bakar di dalam silinder terbakar. Di kasus lain sebagai perbandingan karena BBM yang tidak stabil (nilai octane rendah), pembakaran spontan, detonasi, atau ketukan, terjadi ketika kenaikan suhu dan tekanan dari pembakaran utama menyebabkan bahan bakar yang tidak terbakar api bisa menyala. pembakaran spontan sekunder yang tidak terkendali ini dapat menyebabkan tekanan di dalam silinder melonjak, dan ini yang menyebabkan terjadinya ketukan. Berikut gambaran tentang pembakaran utama dan pembakaran sekunder


Gambaran kondisi terjadinya knocking

Pembakaran Spontan Dalam Silinder Mesin Bensin Menyebabkan Knocking Mesin

Persaingan antara pembakaran yang disengaja (terkendali) dan tidak disengaja (spontan) menyebabkan energi dari bahan bakar yang terbakar menyebar tidak merata, yang dapat menyebabkan kerusakan dan memberikan tekanan tinggi pada piston mesin sebelum melakukan  langkah tenaga (bagian dari siklus ketika gerakan piston menghasilkan tenaga).

 Karena itu, kondisi yang diinginkan agar tidak terjadi knocking di dalam mesin BBM adalah seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini :

 


Gambar Normal combustion dalam cylinder mesin bensin

Sebelum jenis pengapian dengan system control yang terkomputerisasi banyak digunakan, kasus ketukan (knocking)  ini sering terjadi dan dapat menyebabkan kerusakan mesin yang signifikan. Pada umunnya mesin modern memiliki sensor untuk mendeteksi terjadinya ketukan. Saat terdeteksi, system control terkomputerisasi menunda percikan awal, yang menyebabkan pembakaran terkontrol terjadi pada titik saat kompresi tidak mencapai titik tertinggi. Meskipun hal  ini dapat menghilangkan ketukan, namun justru dapat menyebabkan mesin bekerja kurang efisien.

PENGUKURAN OCTANE DENGAN MESIN PENGUJIAN OCTANE

Cara standar pengujian oktan adalah dengan mesin pengujian oktan. Tes ini mirip dengan cara menentukan massa suatu benda dengan membandingkannya dengan benda (referensi) yang massanya diketahui pada skala keseimbangan. Bahan Bakar Referensi Primer (Primer Refference Fuel/PRF) dengan oktan yang diketahui secara tepat dibentuk dengan menggabungkan iso-oktana, heptana, dan standar terkenal lainnya seperti toluena. PRF ini digunakan untuk mengelompokkan sampel bahan bakar yang diberikan untuk menentukan tekanan di mana intensitas ketukan yang serupa diamati. Pengukuran ini dilakukan dengan mengatur tinggi oktan silinder mesin, yang mengubah rasio kompresi/tekanan di dalam mesin hingga ketukan mencapai tingkat intensitas tertentu.

Untuk menentukan RON, bahan bakar diuji pada kondisi engine idle dengan temperatur udara rendah dan putaran engine lambat. Untuk menentukan MON, bahan bakar diuji di bawah kondisi tekanan tinggi yang lebih tinggi.

Kondisi inilah yang disimulasikan oleh mesin untuk menghitung nilai octane dari BBM yang diuji.


Gambar Octane Testing Machine

MENENTUKAN BILANGAN OKTAN MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI NIR

Metode konvensional pengukuran angka oktan disebut metode knock engine seperti diuraikan diatas. Dalam metode ini bahan bakar dibakar dan pembakarannya dibandingkan dengan standar yang diketahui. Metode ini berbasis lab, tidak efisien waktu dan tenaga dan tidak dapat digunakan untuk pengendalian proses.

Spektrometer NIR Gelombang Terpandu dapat digunakan untuk menyediakan pengukuran bilangan Oktan waktu nyata di lingkungan penyulingan. Analisis NIR real-time menghemat waktu dan uang jika dibandingkan dengan analisis konvensional dan sistem yang dibangun oleh Guided Wave Dirancang untuk pemantauan proses. Pengukuran bilangan oktan menggunakan NIR sudah mapan dalam literatur, pertama kali dilakukan pada tahun 1989.1

 


Gambar  NIR Spectrometer Untuk Ukur Octane number

 

Metode Pengukuran

Dengan mengumpulkan spektrum NIR sampel bahan bakar dengan bilangan Oktan yang diketahui, dimungkinkan untuk mengembangkan model yang secara akurat memprediksi angka Oktan sampel dari informasi dalam spektrum NIR-nya.

Hasil pengukuran dengn metode NIR Spektrometer diakui akurat dan dekat dengan hasil pengukuran laboratorium. Gambar berikut menunjukkan perbandingan antara hasil metode Lab dan NIR spectrometer.

Gambar berikut menunjukkan prediksi RON dan MON untuk satu jenis BBM yang dianalisis.

 


Gambar  Prediksi RON

 


Gambar Prediksi MON

Terbukti bahwa nilai yang dihitung sesuai dengan penentuan berbasis lab. Perhitungan RON dan MON menggunakan metode ini sederhana untuk berbagai jenis bensin dan dapat digunakan untuk membedakan dengan jelas antara sampel dengan angka Oktan tinggi, sedang dan rendah.

Jadi tidak bisa dikalim begitu saja bahwa hasil pengukuran dengan alat portabel sama sekali salah, Teknologi alat ukur elektronik sudah sangat maju dengan proses miniaturisasi yang cepat. Sementara alat ukur Test knocking machine sendiri merupakan metode lama yang mahal dan lama prosesnya. Untuk kasus BBM pertalite perlu di lakukan kalibrasi bersama dan pengukuran ulang bersama agar didapatkan nilai yang bisa diterima masyarakat

Share: