Energy, Economy and the Environment Discussion - Discussing energy management, renewable and non-renewable energy sources, the latest economy issues related to energy, the environment, and climate change.

ENERGY MANAGEMENT - ENERGY SOURCES - RENEWABLE ENERGY - ENERGY ECONOMICS - LATEST ENERGY ISSUE -ENVIRONMENT

 

EFISIENSI ENERGI DI BANGUNAN GEDUNG

 DENGAN AUDIT ENERGI

Beli Di Google Play Store

Gedung komersial yang banyak dibangun kota-kota besar adalah merupakan pengguna energi yang sangat besar. Saat ini harga energi sangat tinggi apalagi seringnya krisis global yang mempengaruhi harga energi baik BBM, gas, maupun listrik. Kondisi ini sangat mempengaruhi biaya operasi gedung yang tentunya perlu kita atasi dan siasati. Berdasarkan pengalaman melakukan audit energi di puluhan gedung maka contoh-contoh dan teknik teknik penghematan energi yang bisa dilakukan di gedung disusun dalam buku ini.

Konsep, teori dan aturan teknik baik dari buku acuan maupun hasil-hasil empiris disatukan dalam pembahasan tentang efisiensi di bangunan gedung melalui audit energi ini, sehingga penerapan langkah efsiensinya energi didukung konsep dan teori yang cukup.

Buku ini disusun berdasarkan pada standar-standar dan acuan yang berlaku dan terkait langkah penerapan efisiensi energi di gedung, yaitu : SNI/ISO 50001, SNI/ISO 50002, ASHRAE 211 dan SNI Bangunan Gedung 2011. Standar ANSI/ASHRAE/ACCA 211, yang secara resmi berjudul “Standar untuk Audit Energi Bangunan Komersial,” menjelaskan 3 jenis audit yang bisa dilaksanakan di gedung yaitu: Walkthrough Audit, Audit Awal dan Audit Rinci

Pada Bab I dijelaskan tentang konsep manajemen energi dan audit energi. Manajemen energi adalah cara pengelolaan energi khususnya di bangunan gedung sementara audit energi merupakan alat atau tool untuk mencapai sasaran dan tujuan yang ingin dicapai yang telah ditetapkan dalam kebijakan manajamen energi gedung.

Pada Bab II dibahas tentang pelaksanaan efisiensi energi di sistem kelistrikan. Pertama-tama dijelaskan tentang sistem kelistrikan yang ada dibangunan gedung. Kemudian dibahas peralatan-peralatan utama yang berkaitan dengan suplai tenaga listrik di sistem kelistrikan pada bangunan gedung seperti trafo, genset, UPS, dan Bank Capasitor. Selanjutnya dijelaskan tentang cara audit energi di system kelistrikan yang diteruskan dengan pembahasan hasil audit energi dan contoh-contoh teknik untuk meningkatkan efisiensi energi di sistem kelistrikan.

Bab selanjutnya yaitu Bab III mulai membahas peralatan pengguna listrik (end user) yaitu sistem Refrigerasi dan tataudara. Disini dibahas berbagai jenis sistem tataudara seperti sentral paket dan split beserta komponennya. Pembahasan juga mencakup pilihan-pilihan dan teknik untuk efisiensi energi di sistem tataudara. Terakhir dijelaskan tentang audit energi di sistem refrigerasi dan tataudara serta contoh-contoh teknik pelaksanaan efisiensi energi.

Dalam Bab IV dijelaskan konsep pencahayaan seperti iluminansi, indek renderasi, efikasi luminuous dll. Selanjutnya dijelaskan jenis-jenis lampu yang ada, tingkat efisiensinya dan penggunaannya yang tepat. Kemudian dijelaskan tentang standar-standar untuk efisiensi energi pada sistem pencahayaan. Terakhir dijelaskan tentang audit energi di lampu serta contoh-contoh teknik pelaksanaan efisiensi energi di lampu.

Pada Bab V dijelaskan tentang selubung bangunan, bahan-bahan pembentuk serta tabel-tabel yang berkaitan dengan bahan-bahan yang digunakan pada selubung bangunan. Pada bagian ini ditampilkan cara menghitung nilai OTTV (Overall Thermal Transfer Value) selubung bangunan, yaitu ukuran tingkat efisiensi energi dari selubung bangunan. Sleian itu dijelaskan juga tentang RTTV (Roof Thermal Transfer Value) yaitu ukuran tingkat efisiensi energi dari atap bangunan. Terakhir dijelaskan contoh-contoh efisien energi di selubung bangunan. Pengguna energi lainnya yaitu pompa dibahas dalam

Bab VI. Disini dijelaskan tentang macam-macam pompa dan fungsinya. Kemudian diterangkan berbagai teknik untuk melakukan efisiensi energi di sistem perpompaan beserta contohnya.

Bab VII membahas alat-alat lain pengguna energi yaitu lift, escalator dan boiler. Diterangkan cara kerja sistem sistem ini, penjelasan berbagai jenis boiler beserta hal-hal yang terkait dengan efisiensi penggunaan energi serta beberapa contoh-contoh teknik pelaksanaan efisiensi energi.

Pada bab terakhir Bab VIII dibahas tentang Building Automation System yang merupakan sistem otomasi terintegrasi untuk bangunan gedung yang memanfaatkan perkembangan teknologi elektronika dan computer untuk mendukung efisiensi energi di bangunan gedung yang lebih otomatis pengelolaannya. Dijelaskan juga sistem dan komunikasinya

Pada akhirnya, diharapkan bahwa buku ini memberikan sumbangsih dalam mendorong penggunaan energi yang efisien dan bijaksana khususnya di bangunan gedung dan ketersediaan lestari energi nasional akan dapat dicapai,


0 comments: